Glitter Text @ Glitterfy.com

full name is NABILA NURIN NISA
female moeslem
alhamdulillah have dad, mom, one brother, and two sisters.
ILOVEMYFAMILY :*

school at SMA N 1 Cianjur
never attend school at TK R.A Mesjid Agung ---> SDN IBU DEWI6 Cianjur ---> SMP N 1 Cianjur .
i'm proud of them.

I like yellow since before school

I live in Ciharashas, village full of love.
I learned lesson of religion from my grandfather, my grandpa is the handsome man that I ever found,
because my grandpa has charismatic, has white skin, and look like young people, hehe.

emmmh, i have dramatic story about my love before.
and i hope it will not happen again.

I HOPE MY LIFE IS HAPPY FOREVER
amin YA ALLAH AMIN

Saturday, January 22, 2011

Aduh! Air Minum Warga Surabaya Campur 5 Ton Tinja



Aduh! Air Minum Warga Surabaya Campur 5 Ton Tinja
Surya
Sungai Surabaya

Ribuan pemukiman tidak memiliki fasilitas WC umum di Surabaya menyebabkan pencemaran yang tidak tanggung-tanggung. Sebanyak 5 ton tinja bercampur dengan sumber air minum kota pahlawan ini.

Di Kali Pelayaran yang melewati wilayah Sidoarjo misalnya, sedikitnya terdapat 582 WC tipe `helikopter' (langsung hanyut di air, red). Sedangkan di Kali Surabaya jumlah WC model ini mencapai 700 buah.

Direktur Ecoton, Prigi Arisandi mengungkapkan, besarnya volume tinja menjadi faktor serius yang mengakibatkan menurunnya kualitas air Kali Surabaya. Banyaknya kotoran manusia yang dibuang langsung ke sungai menimbulkan tingginya tingkat pencemaran bakteri E-Coli yang dapat membahayakan kesehatan.

Apalagi, selain kotoran tersebut, Kali Surabaya juga menerima limbah cair yang mencapai 75,48 ton per hari dari 368 industri.

"Kali Surabaya ini sudah berubah menjadi sarana pembuangan limbah dan tinja. Lebih dari 5 ton tinja setiap hari diluncurkan di Kali Surabaya, padahal 96 persen bahan baku PDAM diambil dari air Kali Surabaya," ujar Prigi, di sela deklarasi `Gerakan Kali Surabaya Bukan WC Umum.

Ia mengatakan, selama ini Pemprov Jatim terkesan melalaikan kewajibannya mengelola dan mengendalikan pencemaran air Kali Surabaya. Ini berdasarkan fakta bahwa air Kali Surabaya selama 10 tahun terakhir kualitasnya tidak pernah layak digunakan sebagai bahan baku air minum.

Oleh karena itu, untuk menurunkan tingkat pencemaran Kali Surabaya, Ecoton mendorong Pemprov Jatim agar tahun 2011 ini membuat kebijakan Kali Surabaya bebas tinja.

Pemprov diminta mengendalikan dan menyediakan sarana sanitasi, serta memprioritaskan masalah pengelolaan sungai dan air bersih sesuai mandat Peraturan Pemerintah (PP) 82/2001.

No comments:

Post a Comment